Monday, November 26, 2012

“Zhu Xian Indonesia - Part V - Chapter 5 - Divination Bag. B “



Bagian 5 Bab 5 Ramalan B

Tonni mendengus: "Saya tidak bisa melihat bagaimana buku-buku yang mudah itu dibilang sulit. Jelas bahwa kakek yang tidak bekerja keras di masa lalu, namun Anda masih punya muka untuk membicarakannya.."

Yang sebenarnya berbakat adalah Tonni. Dia membaca sedikit tentang Nasib Shaw Danon, dan diam-diam mengatakan kepada kakeknya ketika ada kesempatan.

Orang tua itu jelas sangat menyayangi cucunya ini. Dia tidak peduli tentang apa yang dia katakan, dia tersenyum: "Jangan meremehkan buku yang kakek beri padamu. 'Mingli Jiu Suan' dan 'Yu Zhu Xiang Xue." diturunkan oleh leluhur kita Jadeon. Itu berarti Anda berbakat di ramalan. Jika itu adalah orang lain, ho ho, saya misalnya, saya tidak tahu apa yang dimaksud buku ini bahkan sampai seumur hidup saya. "

Tonni mengutuk, berbalik dan melihat Shaw Danon sudah pergi. Dia berbalik dan berkata: "Kamu mengatakan bahwa masa depannya penuh dengan bahaya, apa maksudnya?"

Orang tua itu tertawa: "Tentu saja aku berbohong kepadanya. Tapi apa yang Anda lihat dari dia, apa dia benar-benar dalam bencana?."

Tonni menggelengkan kepalanya: "Saya hanya bisa membaca 'Peruntungan masa lalu',  untuk 'Peruntungan Masa Depan" Saya hanya tahu sedikit, tidak terlalu yakin tentang hal itu "!

Orang tua mengangguk: "Benar, 'Peruntungan masa lalu' adalah tetap, tidak dapat diubah, tentu mudah, Peruntungan Masa Depan adalah variabel yang tidak diketahui dan tidak tetap di masa depan, itu adalah tingkat tertinggi dari ramalan, nggak mungkin itu bisa jadi mudah. "

Tonni mengangkat bahu, mengikuti kakeknya berjalan , dan mengatakan: "Tapi dari apa yang saya lihat, Nasib orang itu sangat membingungkan, hidupnya kacau balau dan disebut "Chaos Life", suatu hal yang paling sulit untuk diprediksi dalam buku ramalan. Kehidupan ini cukup langka.."

"Tidak perlu repot-repot dengan dia, kita tetap saja mendapatkan uangnya.  Ayo,. Kakek ajak kamu untuk makan ......"

"Oh ...... benar, kakek, Anda menyebutkan tentang Master Jadeon. Anda selalu mengatakan nenek moyang kita berasal dari Jadeon, mengapa kau tidak pergi ke sana dan memberitahu mereka. Dengan posisi yang dipegang Jadeon  saat ini,. Dan usia Anda, tidakkah Kakek ingin memiliki makanan yang baik dan apa pun yang kakek inginkan terpenuhi? "

"Hush ......" Orang tua terkejut, memandang sekeliling dan melihat tidak ada yang mendengar mereka, ia lega, dan berbisik: "Apa seorang gadis kecil seperti kamu tahu? Jadeon adalah faksi kultivasi terbaik dunia, yang kita tahu hanyalah ramalan dari Guru Jadeon. Jika kita pergi ke sana tanpa berpikir, mereka mungkin akan berpikir kita penipu dan memenjarakan kita selama  beberapa ratus tahun. Dan selain itu.... "

Ia tersenyum, dengan cara agung seperti ketika ia sedang berbicara dengan Shaw Danon : ". aku... Tanis Ka bukanlah tipe orang yang butuh disanjung tinggi tinggi"

Tonni terkejut, dan berkata gembira: Kakek, tidak menyangka Anda memiliki moral luar biasa, ini benar-benar ....... "

"Ah!"

Sebelum dia bisa menyelesaikan kalimatnya, mata Tanis Ka cerah, ia melangkah maju dan menghentikan seorang wanita gemuk yang kelihatan kaya, dan mengatakan dengan sungguh-sungguh: "Madam, saya melihat Anda memiliki awan gelap di atas kepala Anda, aura Anda berwarna hitam, kematian di wajah Anda, sesuatu yang bencana akan terjadi! Bagaimana kalau anda membiarkan saya untuk memberikan ramalan, bagaimana? "

Tonni itu tertegun, tapi kakeknya terus melihat dirinya, sehingga apa yang dia bisa lakukan hanyalah berpura-pura menjadi naif dan lucu, hati-hati memeriksa wajah perempuan itu, yang penuh lemak itu.



Shaw Danon berjalan di seberang jalan, tanpa disadari ia telah meninggalkan kota kecil. Dia  tertunda saat ia berada di kota, juga dengan hal hal dalam pikirannya, Shaw Danon menemukan hari sudah senja .

Matahari bersinar di sudut miring, ditandai langit malam dengan api merah terang, juga tarikan bayangannya. Itu sudah malam, setiap penduduk telah kembali ke rumah. Tak ada seorang pun keluar, hanya dia ada di sana, kesepian.

Dia menatap bayangannya sendiri, hatinya merasa frustrasi.

Dari apa yang ia dengar dari Wan Ren Wang, semua fraksi lurus dikirim ke Laut Timur, Billows. Dia bisa menebak tuannya Tian Bolis mungkin akan berada di sana. Dia ingin reuni dengan mereka, tapi hari ini ia bertemu dengan seorang " tua abadi" yang menyuruhnya untuk tidak pergi ke sana. Tapi jika dia kembali ke Jadeon dan menemukan tidak ada seorangpun disana, apa yang harus dia lakukan?

Sejak saat ia lolos dari Forsaken Abyss Gunung Kongsang, ia berharap bisa melihat tuannya sesegera mungkin untuk memberitahu mereka bahwa ia selamat. Tapi hari ini dengan banyak hal dalam pikirannya, ia melambat. Tapi hari ini seseorang menyuruhnya untuk kembali, ia tidak bisa membuat keputusan.

Ketika ia dalam ketidakpastian, tiba-tiba langkah-langkah kaki datang dari belakangnya. Dia berbalik dan melihat itu adalah si pria besar Onara . Ia telah meninggalkan kota kecil.

Ketika ia mendekat, dia berhenti, melirik Shaw Danon, kemudian mengabaikannya. Dia menatap matahari terbenam di barat, bergumam pada dirinya sendiri: "Di mana matahari berada adalah barat, uhm, Bapa kepala mengatakan Gua Dark Drake jaraknya sepuluh mil ke utara. Seharusnya demikian...." Ketika ia menemukan arah yang benar, ia mulai berjalan ke arah itu.

Shaw Danon mendengarnya, kemudian berteriak: "Onara ...... prajurit Onara, Anda akan Gua Dark Drake ?"

Onara kaget, berhenti dan berbalik melihat Shaw Danon dan mengatakan: " Benar, siapa kau?"

Pikiran shaw Danon berpacu, ia berpikir: Karena saya tidak bisa pergi ke timur, mengapa tidak pergi menemui iblis dengan pria ini. Bila guru bertanya tentang hal itu, saya melakukan perbuatan baik, lebih mudah ketika berbicara tentang hal itu di depan tuannya.

Setelah ia membuat keputusan, dia tersenyum: "Saya juga seorang kultivator, saya melihat segalanya dengan jelas saat di dalam Laguna Kolektif, saya berencana untuk pergi dengan Anda, tapi ada beberapa urusan yang menyebabkan keterlambatan. Tapi untungnya aku sampai di sini tepat waktu,.. apakah Tuan bersedia untuk pergi dengan saya? "

Onara memeriksa Shaw Danon, mengatakan dengan suara dalam: "Ini bukan untuk bersenang-senang, ada banyak bahaya. Saya melihat usia Anda belum dewasa, dari faksi mana anda berasal?."

Shaw Danon terkejut. Usia Onara tidak tua juga, dan dengan kejujuran alaminya, dilihat  secara sederhana , Shaw Danon tidak menyangka dia mampu mengatakan hal seperti itu. Dia tersenyum: "Aku berada di bawah Kepala Jadeon Puncak Bambu  Tian Bolis, Tingkat kultivasi masih dasar, saya masih sangat membutuhkan bantuan anda tuan Shi.."

1 comment:

Anonymous said...

ditunggu lagi lanjutannya suheng....