Tuesday, November 27, 2012

“Zhu Xian Indonesia - Part V - Chapter 5 - Divination Bag. C “



update terbaru
Bagian 5 Bab 5 Ramalan C

Onara terkejut, matanya melebar, dan mengatakan: "Apa, kamu dari Jadeon ?"

Shaw Danon mengangguk: "Ya."

Mata Onara dipenuhi dengan kekaguman, kemudian mengatakan: "Ah, maaf maaf, Jadeon adalah faksi kultivasi papan atas hari ini, saya sudah mendengar seni menakjubkan Jadeon yang dikagumi oleh dunia. Untuk kekurang hormatan yang baru saja terjadi, maafkan saya...."

Shaw Danon tertegun, pikirannya senang bahwa klannya begitu dikenal di sini, dia tersenyum dan menjawab: "Mister Shi terlalu menyanjung saya. Mari kita masuk ke sana bersama-sama, sehingga kita dapat saling membantu saat kita mencoba menyingkirkan setan untuk rakyat banyak. "

Onara tertawa: "Baik."



Gua Dark Drake terletak di hutan sepuluh km sebelah utara dari Laguna Kolektif. Dalam perjalanan, Shaw Danon dan Onara telah terbiasa memanggil dengan nama masing-masing selama percakapan. Shaw Danon adalah orang yang jujur. Tubuh Onara begitu besar, tapi dia tidak kasar, tapi justru pasif, juga tipe orang yang jujur. Keduanya segera memanggil nama satu sama lain secara langsung.

Langit mulai gelap, dengan cahaya matahari bersinar lemah tersisa di tanah.

Shaw Danon melihat pepohonan semakin rimbun, mereka mungkin
segera akan tiba di hutan , ia berseru: "Saudara Shi."

Onara menjawab: "Apa?"

Shaw Danon mengatakan: "Pagi Hari ini aku melihatmu memanggil esper, Gada emas berduri dengan energi suci, dengan mantra yang tampak seperti milik Fuwa. Meskipun saya mendengar Fuwa tidak memiliki Gada berduri, tapi saya merasa bahwa itu adalah barang Fuwa,.. apa aku benar? "

Rasa kagum melintas di mata Onara, ia berkata: "Xiao Fan, Anda benar-benar pantas menjadi murid Jadeon, Anda tahu banyak."

Shaw Danon memerah.

Onara berbicara lagi: "Kami, Vajra memiliki jumlah orang sangat sedikit , biasanya hanya satu ahli waris per generasi. Tuanku Herald of Valor menemukan saya di sebuah desa kecil, terpencil. Dia mengatakan potensi keberanian saya hanya cocok untuk berlatih kultivasi Vajra nya. Dia... tetua pernah berkata bahwa suatu saat dalam waktu lampau, Vajra memiliki hubungan dengan Fuwa Tapi dengan jarak waktu yang begitu lama, tidak seorangpun yang ingat apa-apa.. Generasi berganti generasi, mantra itu menjadi sangat berbeda, tidak bisa dibandingkan dengan Skysong kultivasi Fuwa asli. "

Kemudian Onara berhenti, ia tersenyum: "Tuanku mengatakan, meskipun kultivasi saya tidak tinggi, juga tanpa tahu banyak ajaran Buddha, seperti juga kultivasi, kita tetap harus melakukan beberapa perbuatan baik. Jadi jika menemui setan, kita harus menyingkirkan mereka.. "

Shaw Danon semakin kagum, dan mengatakan: "Ah, tuanmu begitu bijak!"

Onara mengangguk: "Ya, tuanku sangat lurus."

Shaw Danon tersenyum diam-diam, tapi kemudian anehnya ia ingat percakapan antara dirinya dan Wan Ren Wang. Dia diam-diam berpikir: Jika master Onara tahu esper yang saya gunakan juga merupakan objek jahat, dia mungkin tidak akan membiarkan muridnya melakukan perjalanan dengan saya?

Dan juga, para tetua di Jadeon pasti akan sangat membenci obyek jahat!

Dan kemudian, bagaimana dengan dirinya yang menggunakan obyek yang jahat?

Apakah aku sudah menjadi orang jahat ........

Shaw Danon berubah diam. Onara berasumsi Shaw Danon sedang menambah kewaspadaan karena mereka semakin dekat ke Gua Dark Drake. Dia tidak keberatan. Dia juga mengawasi sekitarnya, siap untuk bertempur dengan setan.

Langit, akhirnya gelap.

Ketika bintang pertama bangkit dari tepi langit, keduanya tiba di luar hutan.

Onara mengambil napas dalam-dalam, mengatakan kepada Shaw Danon: "Saya mendengar kepala mengatakan: Gua  Dark Drake  berada di dalam hutan, gua ini kaya akan batu hitam. Di masa lalu, penduduk setempat sering datang ke sini dan menggunakan batu hitam untuk memperbaiki jalan. Tentu saja mereka tidak bisa pergi ke sini sekarang. Gua ini tak terduga dalamnya, kita perlu berhati-hati. "

Shaw Danon mengangguk, berpikir: Tidak peduli seberapa dalam itu, itu tidak akan lebih dalam dari Forsaken Abyss dalam gunung Kongsang Mountain Gua Fangs. Keduanya mempersiapkan diri, hanya beberapa saat ketika mereka hendak melangkah ke tempat yang berbahaya, tiba-tiba, sekitar sepuluh meter jauhnya dari mereka, ada teriakan panik:

"Aduh!"

Mereka terkejut dan berpaling kearah suara itu. Shaw Danon sangat terkejut. Ada dua orang berjalan ke arah mereka dari kanan, mereka adalah salah satu yang memberinya ramalan siang hari tadi. Gadis kecil itu masih baik-baik saja, tapi orang tua itu terengah-engah, jelas tidak terlihat anggun berwibawa.


Shaw Danon berhenti di depan mereka, mengatakan: "Apa yang terjadi dengan kalian berdua"

Tanis Ka sedang terburu-buru dan tiba-tiba melihat seseorang muncul di hadapannya. Dia terkejut. Tapi kemudian ia menyadari itu adalah anak kecil
konyol yang tadi ditemui, jadi dia merasa lega. Dia menoleh dan melihat jalanan sepi, tidak ada tanda-tanda orang. Dia mengembuskan napas panjang, menghentikan kecepatannya, dan mengatakan pada cucunya Tonni: ". Tonni, berhentilah sekarang, tampaknya orang tadi tidak mengikuti kita lagi"

Tonni terengah-engah, tapi tangannya masih memegang sebuah lollipop. Sepertinya dia benar-benar mencintai hal2 yang manis. Setelah dia mendengar apa yang Tanis Ka katakan, dia berhenti berjalan setelah beberapa saat, dengan masih terengah-engah.

Onara tiba sebelah Shaw Danon, melihat orang tua dan muda seperti anjing tanpa rumah, ia bertanya: "Ada Apa ini?"

Shaw Danon juga memiliki pertanyaan yang sama. Tapi sebelum ia berbicara, Tonni sudah mengeluh keras:. "Ini semua karena kakek, menipu wanita gemuk tidak cukup, dan masih pergi ke wanita muda, saya sudah melihat bahwa dia sangat pintar, Anda pikir kita bisa mengelabui dia? "

Tanis Ka berkata dengan marah: "Kau tidak mengatakan padaku lebih dulu, itu membuat saya,  ditampar oleh wanita itu. Ini masih terasa sakit sampai sekarang. Jika bukan karena saya memiliki Art rahasia nenek moyang dari perut bumi, kita sudah .... ... "

Sebelum dia bisa menyelesaikan, ada teriakan yang jelas tiba-tiba datang dari langit malam: "Penipu tua, mari kita lihat kemana Anda bisa pergi!"

Semua orang terkejut. Seberkas cahaya putih menyerang ke Tanis Ka dari langit dengan kecepatan cahaya. Tanis Ka tidak tahu kultivasi apapun, dan karena ia tidak siap, ia tidak punya waktu untuk menggunakan trik. Dia akan segera terkena cahaya putih.

Shaw Danon tidak bisa mengabaikan hal itu, karena mereka pernah saling mengenal sedikit, dan juga situasinya mengerikan. Meskipun dari apa yang mereka katakan, ia merasa ia juga tertipu oleh mereka, tetapi pada saat ini dia tidak banyak peduli . Dia melambaikan tangan, tongkat api terbang keluar dan memblokir serangan untuk Tanis Ka.

"Bang", suaranya keras. Cahaya putih terblokir. Suara wanita terkejut memenuhi udara. Setelah cahaya putih menghilang, seorang wanita mendarat di tanah di depan mereka.

Setelah itu, Shaw Danon tertegun. Wanita itu mengenakan gaun hijau mengombak, lonceng emas kecil menggantung di pinggangnya, membuat deringan dengan jelas, Sebuah bunga putih giok terlihat diantara jari-jarinya. Pada saat itu, wajahnya tersenyum. Dia tidak lagi melihat orang tua, namun sepasang mata cerah nya sedang melihat Shaw Danon, dia tertawa lembut: "Benar benar kebetulan, Shaw Danon."

Siapa lagi kalau bukan  gadis Felkin - Bilu?

4 comments:

Anonymous said...

Siapa lagi kalau bukan gadis Felkin - Bilu?
semakin penasaran,lanjut terus suheng....

Anonymous said...

Semakin Seru... Suhu terima kasih, lanjutkan ke jurus selanjutnya...

Anonymous said...

lanjut...

Edi Saputra said...

lanjut suhu...mantap