Friday, August 11, 2006

Layla Majnun



Oh layla…
Oh majnun…
Kisah cinta yang gak ada matinya, bahkan konon Shakespeare membuat Romeo Juliet berdasarkan kisah ini.
Membaca Layla Majnun seolah membaca diri kita sendiri.
Membaca kehidupan cinta kita, yang telah lalu maupun yang sedang terjadi.
Kisah cinta dengan syair-syair indah yang memuja buah karya Nizami seorang sufi Persia.
Qays (Majnun) yang cinta gila dengan Layla (biasanya cinta mati kan? btw kok perasaan mirip sama lagunya Dewa yah?)

OK cukup sekian pembahasan soal Layla Majnun. Loh??
Soalnya gw cuman mo mbahas aja, knapa epik*, crita** cinta dari jaman baheula sampai jaman sekarang selalu menampilkan tokoh2 yang kaya raya, ganteng abis, geulis pisan, bermobil mercy sampe berunta seribu.
Layla Majnun yg ditulis sekitar abad 12 settingnya kayak gitu. Si Majnun anak tunggal ketua kabilah -kayak gang dijaman sekarang- (gang untuk gangster) yang kaya raya.
Pewaris tahta orang tua, yang ganteng, pinter, jago bersyair, baik budi, suka menabung dan berjiwa pancasila - pokoknya gw banget lah!
Si Layla, cantik sekalee, berambut panjang, kerlingannya memabukkan, kaya raya pula.

Romeo Juliet pun gak jauh beda, kaya, ganteng dan cantik, bule pula (ya iyalah)
Samson dan Delilah, David Beckham-Victoria Adam, Muchsin-Titik Sandora…lah.. keterusann.
Pokoknya banyak dah.
Cerita Sinetron sekarang pasti juga berumah gede, bermobil mewah, ganteng, cantik, seksi, pokoknya identik dengan hal2 super deh.
Semua menceritakan dan menjual mimpi.
Dan sepertinya orang miskin gak pernah jatuh cinta.
Si gendut susah jatuh cinta,
Orang jelek gak bisa jatuh cinta. (maaf jangan tersinggung)
Kenapa??
KENAPAAA...???

Maaf ….maaf sodara2… gw sedikit emosi.

Gw merindukan cerita cinta manusia biasa.

* temennya upik
** temennya ucrit

5 comments:

T A T A R I said...

menjual mimpi lebih menguntungkan karena mimpi gak perlu bayar
tinggal tidur trus mimpi deh...
setiap orang bisa jatuh cinta kok mas indri..
gak perlu emosi getu napa??
penganten baru dilarang emosi !!!
*ada hubungannya gak sih penganten baru ama emosi?*

linda said...

duuuuuuuh yg lagi emosi
sabar... sabar ;)

-gita- said...

besuk besuk kisah cintaku apa ndri yg mbok publikasikan, orang biasa nich *mupeng tenar mode on*

mutiara nauli pohan said...

duuhh segitunya
lagi kmu kan udah berpunya juga napa ngurusin orang lain ;p
semua udah di atur kan

vi said...

tips biar gak cepet emosi: tarik nafas dalam2,tahan...trus hitung 1,2,3...100..1001..trus buang nafas pelan2... huuufff...ndri!Indri..Indriiiiii!! CALL 911 NOW!!!