Wednesday, October 29, 2008

kita bisa apa??

lama sudah ngga posting....
daripada ngga ada, mending gw post tulisan saya dimailing list...hehe.

KITA BISA APA??

sudahkah anda lihat kurs rupiah hari ini???? Ngeri???
kemaren apalagi.

apa yang bisa kita lakukan??
-terpana??
-cuek saja?
-bertindak??

Temen2 Feforum, terpana boleh saja,
cuek silahkan,
tapi bila anda akunting perusahaan yang berhubungan dengan mata uang negara lain, ini saatnya anda bertindak.

Beberapa member yang saya tahu bekerja di perusahaan forwarding/emkl/shipping, ada perusahaan manufaktur berorientasi ekspor, ada juga beberapa rekan yang bertindak sebagai importir.

Saya akan sedikit bercerita,
beberapa hari ini saya benar2 disibukkan dan dibikin pusing oleh pergerakan valas.
Ketika gonjang ganjing ekonomi baru mulai, dan fluktuasi pertukaran nilai dollar yang tidak bisa diraba, dan cenderung terjadi penguatan nilai dollar plus menurunnya rupiah.
Saya pernah mengirim email ke forum, dan beberapa rekan plus tentu saja manajemen perusahaan. Minta saran dan informasi ttg situasi tsb,
Sayang, saat itu minim sekali responnya.
Bahkan manajemen pusat tempat saya bekerja tidak memberikan saran ato solusi apa2.

saya berpikir inilah waktunya mengambil kesempatan.
Yup! Hampir sama dengan resesi tahun 1998, kali ini pihak eksportir sedikit diuntungkan atas turunnya nilai rupiah.
Mungkin klo saya pemain valas, saya bisa saja profit taking pada situasi seperti sekarang ini. [mengambil untung dari selisih kurs]
Mungkin klo saya bermain disaham, saya akan banyak membeli saham, saat harganya lagi anjlok2nya, seperti sekarang ini.
Sayang saya bukan manager investasi yang bisa memberi saran pada perusahaan tempat saya bekerja untuk berinvestasi di ANTAM, BUMI dll.

Saya cuman akunting perusahaan jasa ekspor impor.
jadi musti tahu posisi,tugas dan tanggungjawab
Jadi saya cuma bisa mengambil profit taking dengan cara:
# Menjual Dollar yg saya punya
# Melunasi hutang2 ke supplier yg tagihan mereka dalam bentuk rupiah, misal ekspor licence, trucking, PNBP,dll
# Menunda pembayaran hutang dlm bentuk dollar.

Tiap $1000 yg anda tukar, anda mendapat keuntungan Rp. 2.000.000 [asumsi kurs sekarang $1=Rp.11.000, dibandingkan seminggu yg lalu yg masih dilevel 9000]
bagaimana klo tukar 2000, 5000, 10.000???
wowww.....anda bakal dipuji2 bos anda :D..heheeee.
tapi inget!!, sesuaikan dengan kebutuhan pembayaran overhead/hutang/cost2 laennya.


Nah bagaimana dengan anda??
Klo anda di perusahaan produk ekspor, anda bisa juga melakukan hal yang sama.
anda juga bisa membayar perajin2 anda lebih awal.

Kalo anda importir.....jangan ngiri sama kita.
Anda bisa juga mengurangi kerugian yang anda derita, ato malah mendapatkan keuntungan.
Kalo anda sudah terlanjur menandatangani kontrak import, anda bisa menegosiasikannya lagi,
nego lagi nilai kontraknya.
Rekan bisnis anda yg diuar negri otomatis diuntungkan dengan selisih kurs ini, anda tinggal minta sharing, waktu penjualan jelas mereka sudah ambil profit, jadi tidak masalah klo anda minta mereka mengcover selisih kurs ini.
Cerita jujur berapa asumsi kurs yg anda gunakan untuk import ini, pasti mereka bakal mengerti. misal 9500, jadi mereka mengcover selisih 1500 itu
Klo mau nakal, anda juga bisa menaikkan asumsi kurs menjadi 10.000, profit anda jadi tambah gede, tapi mules2 ditanggung sendiri yak !!

Itu cuman keuntungan yg kita dapet bulan ini.
Tapi lihat efeknya pada neraca akhir tahun.
Lihat efeknya bagi supplier yg tagihannya dibayar lebih cepet.
Dengan memanage secara tepat, profit perusahaan bakalan menggelembung.

Satu hal lagi,
Klo gaji anda dollar, jelas anda sudah untung.
Tapi klo tidak, hal2 diatas dapat menaikkan posisi anda dimata manajemen perusahaan.[dan anda bisa minta naek gaji taon depan..hehe]

Bagaimana dgn karyawan/buruh pabrik/perajin yg laen?
Kalo mereka mendengar ini, dan dapat menganalisa kondisi sekarang, mereka bakalan minta tambahan gaji juga.
Jadi tolong hati2 menyampaikannya ke manajemen.


maaf, ini pendapat pribadi saya, silahkan temen2 meluruskan klo ada hal2 yg tidak tepat.

Rgds
Indri

1 comment:

indri said...
This comment has been removed by the author.