Monday, November 10, 2008

Obama bin Husein vs Osama bin Laden

Tidak ada yg namanya hitam putih didunia.

Tidak ada yang benar2 jahat dan benar2 baik.

Tidak ada yang tahu mana yang benar2 teroris.

Tidak ada yang tahu Imam samudra, muklas, amsoriamrozi, mati syahid ato mati konyol?

syech puji salah atau kak seto yang benar?

Kenapa Syech dan bukan Kak yang jadi masalah?

PKS mau koalisi dengan siapa kalo NU, Muhamadiyah, PDIP, Orba geger semua saat tokoh2 mereka dijadikan bintang iklan?

Geger pornografi diakhiri, peraturan dibuat untuk....?
Bahkan wanita dan bencongpun bisa jadi penjagal yang sadis.

Bahkan akika pun tidak selalu terlihat tampan.


Jadi dunia ini relatip [iya, pake P]

jangan brani menilai dunia, dia ada yg punya!

jangan gantungkan masadepan pada presiden negara tetangga.

Jangan gantungkan masadepan pada negara!!

apa kalian mo jadi PNS smua?????

kasih kesempatan dong ama kita2



[postingan ini tidak menganut bahasa indonesia yang baek dan benar, tidak ada kalimat inti dalam setiap paragrafnya, tidak ada hubungan satu dengan yang laennya, ini hanya beban otak sebulan yang musti dikeluarkan saat ini juga, sebelum keluar dijalan, dan bikin malu orang2]

6 comments:

dewdoang said...

Siapa bilang nggak ada hitam putih di dunia, Dhimas?
Menurutku ada kok.
Ada lagi abuabu, lalu merah-kuning-hijau-biru-nila-ungu.

Aku suka hijau.
Kalau dirimu?

*bingung meh komen opo, Ndri...*

Indra said...

dunia memang aneh ya bro... pada egois, cuma gara2 dunia membenci, mencerca dan bisa membunuh sesama, apalagi satu sodara muslim.

Bulan Luka said...

Nyante ajalah, yang penting kita bukan Obama atau osama (halah, apa to iki?).

escoret said...

wakakak...lumayan mengelitik...
kamu ga di sebut Syech paririan bos..????


*mengamankan ABG2 ungaran*

indri said...

mbak dew: banyak to mbak?? tapi aku kan buta warna....

indra : yaa...gitu lah....[masih ngeriii]

mas bud : bukan mas.....saya Oma ORama...hehee

pepeng : sywch paririan juga turut mengamankan....:P

dew said...

Sori Ndri, aku lali.
*mbok2 salahtingkah*